Senin, 18 Juni 2012

Perkumpulan Sopo Jalin Kerjasama dengan BPRPI Kampung Klambir



Foto: Ketua Umum BPRPI Sumut Haren Nouh (tengah) sedang memberikan penjelasan (Edoy)
Medan-SopoAlam/18 Juni 2012: Pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggungjawab semua pihak. Untuk mewujudkan lingkungan yang asri, Perkumpulan Sopo menjalin kerjasama dengan warga yang tergabung dalam Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) Kampung Klambir untuk melakukan pembibitan pohon.
Selasa (12/4), sore warga BPRPI Kampung Klambir menyambut hangat kedatangan aktivis lingkungan yang tergabung dalam Perkumpulan Sopo. Antusiasme terlihat mewarnai wajah warga yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Senin, 11 Juni 2012

Gara-gara Kota Medan
Tim Penilai Adipura Dituding Tak Kredibel
Medan-SOPOALAM, 7 Juni 2012: Hari Lingkungan Hidup 2012 ditandai dengan penghargan Adipura yang diperoleh Kota Medan. Namun, gara-gara persoalan itu, masyarakat meragukan independensi tim penilai Adipura yang dibentuk Kementerian Lingkungan Hidup.
Ketua Perkumpulan Sopo Fajar Kaprawi S.kom, Selasa (5/6) menilai, tata lingkungan di Kota Medan belum sesuai dengan amanat Undang-undang nomor 26 tahun 2007. Dalam UU itu diwajibkan, setiap wilayah mengalokasikan 30 persen Ruang terbuka Hijau (RTH) dari luas wilayah yang ada.

Ketika Petani Memilih Melawan

 
Sumber Foto; Sopo Alam (Ras)
 
Ketika Petani Memilih Melawan 
Sopo Alam/11 Jni 2012; Catatan Muhammad Asril
Kami hanya akan menangis dalam sunyi. Sebab mengadu pada wakil rakyat dan pejabat, hanya sebagai upaya menggugah nurani mereka. Namun kami takkan tinggal diam hingga hak kami kembali.
Balutan hujan malam tak mengurungkan niat elemen rakyat se-penderitaan datang. Meramaikan aksi solidaritas untuk Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri (KTTJM) yang melakukan mogok makan di depan gedung mewah DPRD Sumut. 
Sabtu (9/6) malam, berduyun-duyun petani, mahasiswa, buruh dan pecinta lingkungan datang, duduk dan berorasi. Mengutuk ketidakadilan dan menaruh simpati atas aksi mogok makan petani, aksi yang dianggap ingin menggugah nurani wakil rakyat di DPRD Sumut. 

Selasa, 05 Juni 2012

Pendidikan Lingkungan Hidup Masuk dalam Kurikulum

Elemen Rakyat Minta
Pendidikan Lingkungan Hidup Masuk dalam Kurikulum
Medan-SopoAlam-5 Juni 2012: Bergantinya pucuk kepemimpinan politik di Propinsi Sumatera Utara, dinilai tidak membuat perubahan terhadap kondisi lingkungan hidup di Sumut menjadi lebih baik. Paradigma berpikir pemerintah tetap menjadikan lingkungan hidup sebagai objek yang harus segera diekploitasi dan menghasilkan keuntungan ekonomis.

Menurut Ketua Umum DPW Perhimpunan Pemuda Lingkungan Hidup Indonesia (PPLHI) Sumut Hajrul Aswat Siregar SE, implementasi dari itu adalah kebijakan yang berpotensi merusak lingkungan hidup. Yakni  alihfungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit, hutan tanaman industri, dan pertambangan yang semakin marak terjadi di seluruh wilayah.

Dijelaskan, di sektor pertambangan saat ini telah bermunculan izin-izin pertambangan. Baik itu yang baru diajukan dan yang telah dikeluarkan seperti ekploitasi emas di Kabupaten Mandailing Natal, Tapsel.

Kamis, 31 Mei 2012

Perkumpulan Sopo Jalin Kerjasama dengan BLH Tebing Tinggi


Medan, 31 mei 2012/Sopoalam; Untuk membangun keseimbangan lingkungan perkotaan, Pemko Tebing Tinggi 
melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) mengadakan kerjasama dengan Perkumpulan Sopo untuk perencanaan pembuatan bank pohon. "Mungkin langkah kerjasama yang akan kita jalin adalah membentuk bank pohon di Tebing Tinggi untuk menciptakan keseimbangan lingkungan perkotaan,"ujar Kepala BLH Tebing Tinggi Idham Khalid pada 

Menurutnya,pihaknya juga akan melakukan kordinasi dengan pihak Dinas Pertamanan Pemko Tebing Tinggi untuk melakukan penghijauan di median jalan protokol di Kota Tebing Tingg, bantaran sungai dan taman kota.
Dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan melakukan penghijauan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Bahilang. Program ini juga nantinya bertujuan sebagai target meraih Piala Adipura bagi kota Tebing Tinggi.
"Selain menyambut HUT kota Tebing Tinggi, program ini nantinya juga sebagai persiapan untuk meraih kembali piala adipura yang baru sekali diraih Kota Tebing Tinggi,"katanya.

Senin, 21 Mei 2012

Kota Medan Langgan Banjir, Pentingnya Memahami Nilai Kearifan Lokal

 Suber foto; Sopo Alam ( Sag)

Kota Medan Langgan Banjir
Pentingnya Memahami Nilai Kearifan Lokal
Medan-21 Mei 2012/Sopoalam : Tingginya curah hujan yang terus melanda Kota Medan beberapa hari terakhir sering menyebabkan banjir. Perkumpulan Sopo menuturkan perlunya masyarakat Kota Medan memahami nilai-nilai kearifan lokal. Demikian dikatakan Plh Ketua Perkumpulan Sopo Muhammad Asril Senin (21/5) di Medan. Menurutnya, nilai-nilai kearifan lokal bisa memberi solusi terhadap suatu permasalahan.
Menyinggung masalah banjir yang kerap terjadi di salahsatu titik Kota Medan yakni di kampong Aur, Asril menuturkan pendapatnya. Dia berpendapat, kearifan lokal berupa kegiatan gotong-royong memelihara lingkungan menjadi salahsatu kunci mengatasi masalah tersebut.

Selasa, 15 Mei 2012

Menhut Zulkifli Hasan di Aceh Tekan Bupati Nagan Raya Selesaikan Sengketa Rawa Tripa

Menhut Zulkifli Hasan di Aceh
Tekan Bupati Nagan Raya Selesaikan Sengketa Rawa Tripa
Nagan Raya- 15 Mei 2012/Sopoalam: Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan turun ke Gampong Ujong Tanjong Kecamatan arul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Politisi PAN itu meneankan kepada Bupati dan DPRK Nagan raya selesaikan sengketa hutan gambut Rawa Tripa di wilayah itu. 
Informasi dihimpun Sopo Alam, hingga Selasa (15/5) rombongan Menhut Zulkifli Hasan tiba di lokasi Hutan Gambut Rawa Tripa di kawasan Perkebunan PT Kallista Alam Suak Bahong sekitar pukul 13:00 WIB.  Usai melihat Rawa Tripa di kawasan tersebut, rombongan Menhut menuju lokasi PT Surya Panen Subur (SPS2). Kemudian bertemu dengan masyarakat sekitar di Gampong Ujong Tanjung Kecamatan darul Makmur Kabupaten Nagan Raya.