Tongkeh, 02/05/12/Sopo-Alam;
Taman Hutan Raya (Tahura) “Bukit Barisan”, yang luasnya 51.600 Hektare,
terletak di 4 Kabupaten : Karo, Deli Serdang, Langkat dan Simalungun, melintang
dari Timur ke Barat, merupakan Tahura yang terluas di Indonesia, tumbuh subur
menghijau di kawasan sepanjang pegunungan Bukit Barisan.
Tahura Bukit Barisan yang dibangun pada tahun 1988 dengan biaya Rp 900 juta,
dan pusat pembangunan fisiknya, ditetapkan pemerintah Republik Indonesia
melalui Departemen Kehutanan RI ,di desa Tongkeh kecamatan Tiga Panah Kabupaten
Karo, sekitar 59 km Selatan Medan, adalah Tahura yang di bangun Pemerintah
Pusat yang ketiga di Indonesia, setelah Tahura “Ir.H.Juanda” di Bandung
Propinsi Jawa Barat pada tahun 1985 dan Tahura “Drs.Muhammad Hatta” di Padang
Propinsi Sumatera Barat Pada tahun 1986. Dan beberapa tahun kemudian, berdiri
lagi Tahura dikawasan hutan Samarinda Propinsi Kalimantan Timur.
Areal kawasan Tahura Bukit Barisan yang hutannya lebat dan perawan itu,
meliputi wilayah Pemerintah Kabupaten Karo seluas 19.805 Hektare, Deli terdapat
17.150 hektare, Langkat 13.000 Hektare dan Simalungun 1045 Hektare. Seluruh
kawasan ini yang luasnya 51.600 Hektare itu ,berasal dari hutan lindung 38.273
Hektare (74,17%), Taman Nasional 13.000 Hektare (25,20%), Bumi Perkemahan
Pramuka Sibolangit 200 Hektare (0,39%), Cagar Alam Sibolangit 120 Hektare
(0,23%), dan taman wisata Lau Debuk-debuk 7 Hektare (0,01%) .
Sarana dan prasarana fisik yang telah dibangun pemerintah di pusat Tahura Bukit
Barisan di Tongkeh, adalah kantor penelitian, pusat informasi, pondok wisata
Shelter, Gapura, Perpustakaan, Museum, Zoologicum, Karborium, Plaza, Play
Ground, Kolam Renang, Lapangan Parkir, Jalan setapak ketengah hutan, Taman
Buaya, Griya, Mesjid dan beberapa ekor 9 gajah yang siap ditunggangi para
wisatawan domestik dan mancanegara yang mengunjunginya .(Sag)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar